24 Ogos 2010

Jenis-jenis air dari segi hukum



Air Mutlak
Air yang suci lagi menyucikan yang kekal dengan sifat asal kejadiannya , boleh dibuat bersuci; boleh digunakan untuk berwuduk, bersuci najis, bersuci daripada hadas kecil dan besar, membasuh pakaian dan lain-lain. .

Air Musta'mal
air yang suci pada dirinya tetapi tidak menyucikan yang lain boleh diminum dan tidak boleh dibuat bersuci. musta'mal tidak boleh digunakan untuk berwuduk, bersuci najis, bersuci daripada hadas kecil dan besar, contoh air tebu , air kelapa

Air Muqaiyad
air yang bercampur dengan sesuatu yang suci yang mengubah salah satu sifatnya sama ada dari segi warna, bau atau rasa yang menyebabkan air tersebut tidak dipanggil air mutlak lagi Suci tetapi tidak menyucikan, boleh diminum dan tidak boleh dibuat bersuci..., Contoh: bercampur sirap kopi dan sebagainya

Air Musyammas
air yang suci lagi menyucikan tetapi makruh menggunakannya. Musyammas ialah air yang disimpan di dalam bekas logam dan terdedah kepada panas matahari. Air yang sedang panas itu makruh hukumnya digunakan untuk berwuduk dan bersuci daripada hadas.

Air Mutanajjis
air yang telah terjatuh najis ke dalamnya sehingga berubah warna, bau atau rasa walaupun jika dicampur hingga kadar dua kolah....Tidak suci, tidak boleh diminum dan tidak boleh dibuat bersuci.

Allah swt berfirman,
"Janganlah kamu sholat dalam masjid itu selama-lamanya.Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (Masjid Quba),sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalammasjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. at Taubah :108)

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri". (QS Al-Baqarah : 222).

Thaharah berdasarkan arti harfiah berarti bersih dan suci, sedangkan berdasarkan pengertian syara',thaharah berarti mensucikan diri, pakaian dan tempat dari hadats dannajis, khususnya pada saat kita hendak shalat. Lebih jauh lagi,thaharah berarti mensucikan diri dan hati. Thaharah hukumnya wajib bagi setiap mukmin.

Allah swt berfirman,

Hai orang yang berselimut. Bangunlah, kemudian berilah peringatan !, dan agungkanlah Tuhanmu. Dan bersihkanlah pakaianmu". (QS. Al-Muddatstsir : 1-4).

Usahlah malu untuk BELAJAR,,,,, sesungguhnya masih belum terlambat untuk membetulkankeadaan. Malu dengan manusia atau malu dengan Allah, yang mana satuperlu diutamakan. Biar ditertawakan di dunia, jangan kita menangis diakhirat !!!!!!

by UkHty Aleya Muslimah

21 Ogos 2010

Solehah


1. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w. keluar mengiringi jenazah.
Baginda dapati beberapa orang wanita dalam majlis tersebut. lalu
Baginda bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan mayat?” Jawab
mereka,”Tidak” Sabda Baginda “Seeloknya kamu sekalian tidak perlu
ziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan
berkhidmatlah kepada suami nescaya pahalanya sama dengan ibadat kaum
orang lelaki.

2. Wanita yang memerah susu binatang dengan ‘Bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

3. Wanita yang menguli tepung gandum dengan ‘Bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.

4. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.

5. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh
ketika membuat roti, Allah akan membinakan 7 parit di antara dirinya
dengan api neraka, jarak di antara parit itu ialah sejauh langit dan
bumi.”

6. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah
akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utas benang yang
dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat.”

7. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam akan benang
dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khas untuknya di atas
tahta di hari akhirat.”

8. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan
kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatit
baginya ganjaran sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000
orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak
berpakaian.”

9. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut
anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan mencuci akan diri
anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak
helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan jahat
dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang
memerhatikannya.”

10. Sabda Nabi s.a.w. : “Ya Fatimah setiap wanita meminyakkan rambut
dan janggut suaminya, memotong misai dan mengerat kukunya, Allah akan
memberi minum kepadanya dari sungai-sungai serta diringankan Allah
baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah
taman daripada taman-taman syurga dan dicatatkan Allah baginya
kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shiratul
Mustaqim.”

11. Jika suami mengajarkan atau menerangkan kepada isterinya satu
masalah agama atau dunia dia akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.

12. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan
Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500
tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat
dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga dan
menunggu kedatangan suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat
daripada yakut.

13. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat,
tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya
iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah. Dunia ini adalah
perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.

14. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat
perkahwinannya, cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas
kahwin).

15. Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau
memandang kepadanya ia menggembirakan kamu, jika engkau memerintahnya
ia mentaati perintah tersebut dan jika engkau bermusafir dia menjaga
harta engkau dan dirinya. Maksud hadis: Dunia yang paling aku sukai
ialah wanita solehah.

sumber:UkHty Aleya Muslimah

HARGAILAH JASA IBU DAN AYAH KITA


TAFAKUR JIWA SEJENAK..... (Sangat Mampu Melembutkan Kerasnya Hati....)

oleh Vicky Robbieyanto Dua

Bismillah Nawaitu Lilahi Ta'ala ....

Mari Sejenak kita lepaskanlah segala hiruk-pikuk dunia....Lupakanlah semua status, title, dan kedudukan kita saat ini...Tundukkanlah wajah dan pejamkan mata...

Marilah kita menjelajah waktu, duapulu, tiga puluh, atau empat puluh tahun yang lalu sesaat sebelum kita dilahirkan..

Bayangkanlah seorang wanita yang sedang hamil tua, ya itulah ibu kita . Lelah, letih ibu mengandung selama sembilan bulan....
Dan sekarang, dia sedang meregang kesakitan..Keringat dingin satu demi satu mulai berjatuhan..Sekuat tenaga dia tahan untuk tidak berteriak..Dia gigit bibirnya sekuat tenaga, namun apa dayaSakit tak tertahankan, sehingga teriakan pun terlontar

Aduuhh.. sakiiit... Ya Allah.. sakiit..aaah..

Seminit, sepuluh minit, satu jam, dua jam, empat jam,Tujuh jam lebih ibu meregang kesakitan, hingga akhirnya...Titis demi titis darah mengalir...
.Mata membeliak, ya seketika ibu bertarung antara hidup dan mati

Hingga akhirnya terlahirlah kita...
Kesakitan yang teramat sangat itu tidak dia hiraukanHanya senyum yang menyambut kelahiran kita....
Saudara-saudaraku sekalian.........Kita lihat sosok wanita itu sekarang...Kulitnya bertambah keriput, badan sakit-sakitan...Rambutnya memutih...Berjalan pun tertatih-tatih...Itulah ibu kita...

Dimana kita sering meminta upah jika disuruh...Seringkali kita membantah karena malas....Menghitung-hitung jasa kita secara material..Namun apa jawaban wanita tua itu?


1) BAYARAN mengandungmu selama 9 bulan:PERCUMA
2) BAYARAN berjaga malam karena menjagamu: PERCUMA.
3) BAYARAN air mata yang menetes karenamu:PERCUMA
4) BAYARAN khawatir karena memikirkan keadaanmu:PERCUMA.
5)BAYARAN menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu: PERCUMA

Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku: PERCUMA....
Dan suatu saat nisan ibu akan terpancak..
Tak akan ada lagi panggilan merdu dari ibu....
Tak akan ada lagi tatapan sayang dari seorang ibu...
Tak ada lagi kesempatan kita berbakti di dunia...

Dan pada Ibumu, diciptakan bahunya,
agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya,
walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Dan pada Ibumu,diberikan kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya,walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu.

Diberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

Dan pada Ibumu,diberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Dan pada Ibumu,diberikan perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam keadaan dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukaiperasaan dan hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikankehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilahyang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Saudara-saudara sekalian....
Marilah kita lihat seorang laki-laki di sebelah ibu kita ..Ya~!!.. itu ayah kita
Badan yang semula tegap, gagah ,sekarang mulai membungkuk dimakan usia.

Tangan yang semula kekar, kini sudah lemas.
Tangan itulah yang selama ini berkerja keras untuk menghidupi kita,membiayai sekolah kita, hingga mengantarkan kita pada posisi saat ini...

Lelah tubuhnya dalam mencari sesuap nasi bagi kita..
Tak terhitung berapa titis keringat yang telah ia keluarkan untuk kita..
Tak terhitung tenaga yang yang telah ia keluarkan untuk kita, namun....
Tak sekalipun ia mengharap balas budi dari kita
Lihatlah saudara-saudara, tangan yang dulu kokoh...
Kini lemah di makan waktu.....
Jangankan untuk mengangkat beban berat....
Untuk mengangkat tangannya sendiri saja gemetar.....
Namun tak pernah sekalipun dia mengeluh...
Ditelannya sendiri kerapuhan badannya
Tertatih ketika berjalan, sesekali terjatuh kepayahan,,,,Tapi dia tetap tegar, tabah,
Disaat yang sama, kita tidur di perbaringan yang selesa,,,Nyaman merasakan sehatnya badan, tertawa riang,

Cukup. Ketuklah sanubarimu sendiri

Lihatlah ayah dan ibumu sekarang.......Sangat mungkin besok, satu jam, satu menit, atau saat ini
Kita tak bisa menyapanya lagi.....
Renungkanlah...... insya Allah tulisan ini sanga mampu melembutkan hati yg paling keras sekali pun....

Salam Sejati dalam Keridhaan-Nya


Sumber : internet ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...